Berawal dari keinginan mengubah cara pandang terhadap profesi petani, I Gede Art...
Bukan sekadar sosialisasi, PM-AAS harus terbukti di sawah. Penyuluh Kintamani Ba...
Apresiasi terhadap kinerja penyuluh menjadi penyemangat untuk terus memperkuat p...
Inovasi bibit bawang merah asal biji atau True Shallot Seed (TSS) kian mencuri p...
Asa menjadikan Banjar sebagai salah satu kawasan pengembangan durian di Buleleng...
Saat durian membanjiri pasar, harga bisa ikut jatuh. Dewa Putu Arta Jaya memilih...
Swasembada pangan, makan bergizi, ketahanan energi melalui biofuel, dan hilirisa...
Perjalanan ngebolang awak media PERHIPTANI Bali di luar Bali belum usai. Setelah...
Dari kebun sederhana, lahir pangan sehat sekaligus peluang ekonomi. Itulah wajah...
Tak perlu menunggu punya lahan luas untuk bertani. Lewat duwet Dwi dan Dewi, pek...
Swasembada pangan tak cukup hanya dengan slogan. Ia harus dimulai dari lahan dan...
Ada banyak cerita dari Pasar Ngasem hari ini. Bukan hanya hiruk-pikuk pasar dan ...
Ada nama yang mulai melekat pada ubi jalar dari Kabetan, “Sela Kabetan”. Bukan s...
Pesisir bukan halangan untuk bertani organik. Subak Padang Lantang, Desa Lebih, ...
Pancasila tak cukup hanya diucapkan. Nilainya harus hadir dalam kerja nyata. Sem...
PM-AAS tak cukup hanya dengan teknologi. Penyuluh pertanian BPPDSMP bergerak leb...